Budaya Perusahaan

Pada tahun 2023 telah terjadi perubahan Budaya Perusahaan Bank Papua sesuai dengan SK Direksi No/11/DIR-BPD/III/2023 menjadi “SA IKHLAS” yang didasarkan pada Semangat Asah, Asih dan Asuh.
Hal ini merupakan bentuk pelayanan yang tulus kepada setiap orang yang dilakukan dengan motivasi saling mendidik, saling mengasihi dan saling membina oleh setiap Insan Bank Papua secara terus menerus guna kepuasan semua pihak tanpa terkecuali, dengan 6 Nilai Perilaku
Utama, yaitu :

1. Integritas

Insan Bank Papua yang mampu berpikir, berkata dan bertindak terpuji sehingga dapat menjunjung nilai-nilai kejujuran, ketulusan serta berempati dalam menjalankan setiap tugas tanggung jawab yang berdampak pada efisiensi dan efektifitas perusahaan.

2. Konsisten

Insan Bank Papua yang bekerja dengan penuh disiplin, dilakukan secara terus menerus sehingga mampu memanipulasi risiko yang akan terjadi.

3. Harmonis

Insan Bank Papua yang berlandaskan kerjasama saling menghargai dan mempunyai rasa memiliki sehingga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman dilingkungan kerja.

4. Loyal

Insan Bank Papua yang memiliki sikap melayani dengan sepenuh hati serta peduli terhadap lingkungan guna menumbuhkan asas manfaat terhadap perusahaan.

5. Adaptif

Insan Bank Papua yang memiliki jiwa wirausaha yang mampu beradaptasi dan berorientasi pada nilai tambah denga melakukan inovasi, proaktif, kreatif serta perbaikan secara terus menerus.

6. Solusi

Insan Bank Papua responsif terhadap kebutuhan dan dan kepuasan pelanggan dengan memberikan pelayanan dan hasil terbaik

Selain merupakan bentuk akronim dari Semangat Asah (Mendidik), Asih (Mengasihi), Asuh (Membina), kata “SA” pada akronim “SA IKHLAS” juga merupakan bentuk serapan bahasa komunikasi yang melekat dengan budaya Papua, sehingga harapannya melalui “SA IKHLAS”, lnsan Bank Papua akan memiliki kesadaran untuk bekerja dengan memiliki nilai lntegritas, Konsisten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan solusi.

Hasil dari penerapan Nilai-Nilai Perilaku Utama serta Panduan Perilaku Insan Bank Papua yang diharapkan adalah perubahan perilaku yang didapat dari Tahapan Awal (Initial), Intervensi (Intervention), dan Penerimaan (Acceptance), yang mendorong terciptanya lingkungan kerja kondusif untuk berkinerja tinggi memberikan kontribusi terhadap perusahaan dan selalu beperilaku positif.

Dampak dari penerapan Nilai-Nilai Perilaku Utama serta Panduan Perilaku Utama Insan Bank Papua yang diharapkan adalah perubahan budaya perusahaan yang tercermin pada peningkatan kinerja bisnis Bank Papua.

Kata “SA”, merupakan bentuk serapan bahasa komunikasi yangPenambahan  melekat dengan budaya Papua, serta bentuk akronim dari Semangat Asah (Mendidik), Asih (Mengasihi), Asuh (Membina) yang digambarkan melalui 3 garis pada huruf A, yang diharapkan dapat dimaknai oleh setiap insan Bank Papua melalui saling mendidik (saling memberikan pembelajaran, koreksi, saran, dan masukan), saling mengasihi (saling menghargai dan menghormati), dan saling membina (saling memperhatikan, saling menjaga serta saling bantu membantu).

Adapun ketiga makna tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan untuk membentuk karakter yang kuat agar dapat berkontribusi terhadap tujuan perusahaan.

Harapannya melalui “SA IKHLAS”, insan Bank Papua akan memiliki kesadaran untuk bekerja dengan IKHLAS yaitu memiliki

  1. Integritas
  2. Konsisten
  3. Harmonis
  4. Loyal
  5. Adaptif, dan
  6. Solusi

MEMBANGUN TANAH PAPUA

Gerakan pada saat menyerukan “MEMBANGUN TANAH PAPUA” adalah mengepalkan kelima jari tangan kanan dan mengayunkannya dengan tegas di depan bahu.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua hadir ditengah-tengah masyarakat dengan mengerahkan segala kemampuan dan potensi yang ada untuk mendukung pembangunan ekonomi di Tanah Papua.

“S A   I K H L A S”

Gerakan pada saat menyerukan “SA IKHLAS” adalah mengepalkan kelima jari tangan kanan dan diangkat ke atas dengan kemiringan 45 derajat.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua memiliki semangat yang tinggi untuk berperilaku sesuai Nilai-Nilai Perilaku Utama Budaya Perusahaan.

I N T E G R I T A S

Gerakan pada saat menyerukan “INTEGRITAS” adalah mengarahkan tangan ke depan secara tegas dengan posisi kelima jari rapat mengarah ke atas.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua akan selalu berpikir, berkata dan bertindak terpuji sehingga dapat menjunjung nilai-nilai kejujuran, ketulusan serta berempati dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab.

K O N S I S T E N

Gerakan pada saat menyerukan “KONSISTEN” adalah mengepalkan kelima jari tangan kanan dengan membentuk  sudut 90 derajat dengan tegas di depan bahu.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua akan mengerahkan segala kemampuan atau potensi yang ada pada dirinya untuk bekerja dengan penuh disiplin dan terus-menerus dengan berperilaku profesional, terukur guna mencapai target yang ditetapkan.

H A R M O N I S

Gerakan pada saat menyerukan “HARMONIS” adalah kedua tangan membentuk segitiga sama sisi dengan kedua jari tengah saling bertemu di depan dada.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua mampu bersinergi didalam unit maupun dengan mitra kerja dengan saling menghargai untuk menciptakan rasa aman dan nyaman.

L O Y A L

Gerakan pada saat menyerukan “LOYAL” adalah mengarahkan kedua tangan ke depan secara tegas dengan posisi 4 jari rapat mengarah ke atas dan Ibu Jari membentuk huruf L saling berhadapan.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua berkomitmen untuk memberikan pelayanan dengan sepenuh hati guna menumbuhkan asas manfaat bagi perusahaan.

A D A P T I F

Gerakan pada saat menyerukan “ADAPTIF” adalah posisi kedua tangan terbuka kedepan sejajar dengan dada.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua selalu terbuka untuk mengembangkan diri sehingga mampu beradaptasi dan berorientasi pada nilai tambah melalui inovasi, proaktif, kreatif, serta perbaikan secara terus-menerus.

S O L U S I

Gerakan pada saat menyerukan “SOLUSI” adalah posisi kedua telapak tangan terbuka dan saling berhadapan di depan dada, di ayunkan kedepan sejajar dengan dada sambil melangkahkan kaki kanan kedepan dan menghentakannya pada pijakan.

Makna gerakan tersebut, bahwa Insan Bank Papua akan mengerahkan segala kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan untuk mencapai hasil terbaik.

T E P U K    T A N G A N

Diakhiri dengan “TEPUK TANGAN”.

Makna gerakan tersebut sebagai rasa optimis Insan Bank Papua untuk membangun Tanah Papua dan meraih kesuksesan.