PENERAPAN GCG

Seiring dengan diberlakukannya Struktur Organisasi Baru Bank Papua pada tanggal 2 Januari 2005, Bank Papua juga menerapkan Good Corporate Governance dan Kode Etik bagi seluruh insan di Bank Papua.

Prinsip-prinsip GCG :

  • Transparency (Keterbukaan)
  • Bank Memberikan informasi tentang visi, misi, sasaran usaha, strategi bank, kondisi keuangan, susunan pengurusan pejabat eksekutif, pengelolaan risiko, sistem pengawasan dan pengendalian intern.
  • Bank Mengungkapkan informasi secara tepat waktu, memadai, jelas akurat dan dapat diperbandingkan serta dapat diketahui oleh pihak-pihak yang berkepentingan sesuai kepentingannya.
  • Prinsip keterbukaan ini tetap memperhatikan ketentuan rahasia bank, rahasia jabatan dan hak-hak pribadi sesuai aturan yang berlaku.
  • Kebijakan bank harus tertulis dan dikomunikasikan kepada pihak yang berkepentingan yang berhak memperoleh informasi tentang kebijakan yang telah ditetapkan Bank.
  • Accuntability (Akuntability)
  • Bank menyakini bahwa semua organ organisasi Bank mempunyai kompetensi sesuai dengan tanggung jawabnya dan memahami perannya dalam implementasi GCG.
  • Bank memiliki ukuran kinerja dari semua jajaran berdasarkan ukuran yang telah disepakati konsisten dengan nilai perusahaan, sasaran usaha dan strategi Bank.
  • Bank menetapkan tanggungjawab yang jelas dari masing-masing organ bank yang selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi bank dan menetapkan kompetensi kepada organ tersebut sesuai tanggung jawab masing-masing.
  • Responsibility (Tanggung Jawab)
  • Bank berpegang pada prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan menjamin kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
  • Bank Peduli terhadap lingkungan dan melaksanakan tanggung jawab sosial secara wajar.
  • Indenpendency (Indenpenden)
  • Bank menghindari dari benturan kepentingan, tidak terpengaruh oleh kepentingan sepihak dan menghindari terjadinya dominasi yang tidak wajar oleh pihak-pihak yang berkepentingan.
  • Bank mengambil keputusan secara obyektif dan bebas dari segala tekanan dari pihak manapun.
  • Fairness (Kewajaran)
  • Bank memperhatikan kepentingan stakeholder (nasabah) berdasarkan asas kesetaraan dan kewajiban.
  • Bank memberikan kesempatan kepada stakeholder atau pemegang saham untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan Bank.
  • Bank memperhatikan hak-hak dan perlakuannya yang sama terhadap semua pemegang saham.

Tujuan Penerapan GCG :

  • Meningkatkan Kinerja Bank, melindungi kepentingan stakeholder dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku serta nilai-nilai etika yang berlaku umum pada industri perbankan.